Cybernusa.id – INDRAMAYU
Kamis, 21/8/2025
Kepala sekolah SDN 1 Paoman Hj.Lien Arlinah kepada Tim awak media menjelaskan atau klarifikasi atas ramainya pemberitaan yang terjadi disekolah terkait dengan pengadaan buku dan lainnya
Pasalnya, terkait apa yang sudah ramai dalam berbagai pemberitaan di Medsos. Yaitu mengenai adanya pembelian atau pengkondisian buku LKS ataupun buku paket lainnya.
” Kami pihak sekolah sudah berulang kali menyampaikan baik kepada guru, wali kelas dan wali murid, sebagai panduan atau pembelajaran siswa baik disekolah ataupun di rumah jika ada siswa yang membutuhkan buku untuk dapat belajar mangga datangi toko buku dan silahkan beli sendiri langsung kepada penerbit atau penjual buku LKS yang ada di Toko buku. Dan itupun tidak boleh ada pemaksaan ataupun penekanan kepada siswa ataupun wali murid.

Hj. Lien katakan kembali, mulai detik ini untuk masalah iuran Infak sebesar 2000 yang setiap hari Jum’at dikumpulkan sedianya hal tersebut digunakan kembali untuk menjenguk ada salah satu siswa yang sakit, atau disunat pihak sekolah dan murid-murid yang ada di SDN 1 Paoman bisa menjenguk dan memberikan sedikit bantuan yang terkumpul dari iuran infak tersebut.
Beliau, katakan untuk seterusnya baik iuran infak, Pramuka dan untuk persiapan buku ulangan mulai saat ini semua itu dihilangkan, jangan ada lagi membebankan kepada wali murid.
Dan saya selaku kepala sekolah akan memberikan saksi tegas juga akan lakukan pembinaan dan pembenahan kepada para guru-guru dan wali kelas untuk tidak menerima ataupun mengumpulkan iuran dalam bentuk apapun dari murid-murid SDN 1 Paoman. Tugas dan kewajiban kami sebagai guru ( pendidik) adalah mengajar dan mendidik serta membantu berikan pelajaran-pelajaran kepada murid-murid kami untuk menjadikan anak-anak yang pintar dan Soleh serta berguna untuk bangsa dan negara, Pungkasnya.







