Pohon Tumbang, Dinas Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

Nur 7

​Cybernusa.id – INDRAMAYU

Kinerja birokrasi Pemerintah Kabupaten Indramayu menuai kritik pedas setelah insiden tumbangnya pohon di kawasan Sport Center (SC) pada Selasa (20/01/2026) yang dibiarkan terbengkalai tanpa penanganan cepat.

Ketua Paguyuban Pedagang SC sekaligus aktivis, Nurbaeti, mengecam keras sikap para pejabat dan Dinas terkait terkesan “tutup mata” dan saling lempar tanggung jawab saat para pedagang kecil merugi akibat warung mereka tertimpa batang pohon.

Nur menilai lambatnya respons dinas terkait merupakan bukti nyata rapuhnya profesionalisme dan rendahnya empati pelayan publik di Indramayu terhadap penderitaan rakyatnya.

​Kemarahan pedagang memuncak ketika upaya koordinasi justru berujung pada birokrasi yang berbelit-belit, di mana satu dinas melemparkan masalah ke dinas lainnya seolah enggan mengurusi hajat hidup orang banyak.

Nurbaeti menegaskan bahwa seorang pejabat publik tidak boleh hanya menikmati fasilitas jabatan tanpa mau memikul beban tanggung jawab saat terjadi krisis.

Ia menuntut adanya integritas dan akuntabilitas agar praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tidak semakin mengakar di balik lambatnya pelayanan yang merugikan ekonomi masyarakat bawah tersebut.

Lain halnya dengan Pembina Pedagang Sport Center Kang Supardi menambahkan ini adalah ​Kritik tajam dan  menjadi peringatan keras bagi Pemkab Indramayu untuk segera melakukan sinkronisasi antar-dinas dan meningkatkan kompetensi dalam pengambilan keputusan yang cepat.

“Jangan hanya ambil untungnya saja, pejabat itu pelayan publik, bukan raja yang harus didatangi satu-satu tapi tetap saling lempar!”  ujar Kang Supardi, Selasa (20/1/2026) Sore di lokasi kejadian Pohon tumbang area Sport Center.

Kang Supardi mendesak agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada kesejahteraan umum, bukan sekadar mementingkan ego sektoral atau golongan tertentu yang justru melumpuhkan aktivitas ekonomi di kawasan Sport Center.

Berita Terkait

Tinggalkan komentar