Kepedulian Kuwu Desa Arahan Lor, Bangun RLH “Basuki” Memakai Dana Pribadi

Nur 7

Cybernusa.id – INDRAMAYU

Kuwu Desa Arahan Lor Wahyudi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, berikan kepedulian sosial yang sangat tinggi dengan membangun kembali rumah tidak layak huni (RTLH) milik salah satu warganya yang tergolong kurang mampu.

Pembangunan rumah layak huni tersebut dibangun dengan menggunakan dana pribadi Kuwu, dan tenaga pekerjanya pun pamong- pamong desa ikut dilibatkan saling bergotong-royong juga swadaya masyarakat, melibatkan langsung Ketua RT/RW setempat dengan tanpa menggunakan anggaran desa.

Proses pembuatan rumah milik Bapak Basuki ini dimulai dari nol karna di nilai sangat tidak layak huni.

Kepala Desa Arahan Lor yang diwakili oleh anaknya turut terjun langsung ke lapangan untuk memantau dan membantu jalannya proses pembangunan.

“Kami merasa prihatin dengan kondisi rumah warga yang tidak layak. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberi kenyamanan dan semangat baru bagi keluarga penerima,” ujar Eka yang mewakili Kuwu Desa Arahan Lor di sela kegiatan, Senin (29/9/2025).

Warga yang menerima bantuan tersebut mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Pak Basuki menempati saung kecil dengan atap terpal. Benar- benar tidak layak dijadikan tempat tinggal. “Alhamdulillah” berkat kepedulian,pak Kuwu, pamong serta masyarakat sekitar kini rumah pak Basuki ( bas) panggilan akrabnya, mulai dibangun dengan bahan yang lebih layak dan kokoh.

“Alhamdulilah kepedulian Kepala Desa dan anaknya benar-benar sangat dirasakan. Yang sangat peduli tanpa menunggu program pemerintah turun,” ujar Basuki, penerima bantuan warga Desa Arahan Lor.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat sekitar. Banyak warga menilai bahwa langkah Kepala Desa dan anaknya merupakan contoh kepemimpinan yang patut ditiru.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas bantuan Pak Kuwu,pamong desa dan juga warga sekitar,” ucap Basuki.

Aksi sosial ini diharapkan menjadi pemicu semangat gotong royong dan menjadi contoh bagi aparatur desa lain untuk lebih dekat dan peduli terhadap warganya, terutama yang berada dalam kondisi kesulitan ekonomi

Berita Terkait

Tinggalkan komentar